Senin, 11 Mei 2020

Atas Nama Tuhan Aku Mencintaimu


 

Mungkin tuhan telah menuliskan namaku dan namamu di keabadian .. Hingga cinta kita adalah cinta abadi yg siapa pun tak bisa memisahkan . Karna kau memanglah jodohku, dan aku adalah pelengkap hidupmu.

ini semua rencana tuhan , dan aku hanyalah sebuah pemain atas sekenario yg telah di buatNya . Sampai saat ini rasa yg aku punya hanya untukmu selalu sama sampai kapan pun .bagiku memilikimu adalah hal yg paaliing terindah dalam hidupku meskipun kini, Tuhan telah memanggilmu. Semua berawal saat aku mengenalmu ..{plesbek}

 

Sore itu vanya ada janji dengan devi & siska untuk hangout di kafe tempat faforit mereka . "duh, ini siska sama devi kemana sih .lama banget katanya ketemu jam 4 mau jam 5 ko belum kelihatan juga si tuh anak"(ngedumel dengan muka bt). Tak lama setelah itu kedua sahabatnya tiba dengan membawa seorang pria berkaca mata putih .(dengan hebohnya siska menghampiri vanya) "nya vanyaaa hhaaayyy .. Sory yah aku telat macet tadi ciinn" dengan pasang wajah jutek vanya menjawab sapaan siska dengan bibir agak manyun "sampe jamuran tau nunggu kalian berdua .lagi lama banget si .sejauh apaan si rumah kalian? Ini lagi devi kita kan janjian bertiga kenapa pake bawa cowo segala seeh??"

 

devi hanya tersenyum dan melempar sedotan ke arah vanya . Sedangkan pria itu hanya duduk tersenyum ."emmz vanya kenalin , ini evan, dia temen gue anak kampus sebelah . Dan gue bakal nyomblangin lo sama dia . Supaya miiss galau kita ga menjadikan galau sebagai hobi terus ..hahahaha" .. vanya "apaapaan si lo dev . Biasa aja kelez hidup2 gue masitoh ?" dengan malu malu empus cowo itu mengajak vanya bersalaman dan kenalan . Ahirnya vanya& evan kini saling kenal dan berteman dekat .

 

Sekip aje ah,,

 

Makin lama hubungan antara vanya dan evan semakin dekat, dan mereka ahirnya pacaran .mendengar kabar evan & vanya pacaran , siska & devi sangat bersemangat , mereka bahagia karena 'miiss galau' udah ga galau lagi sekarang . devi mendekati vanya lalu di susul oleh siska ,(mendorong vanya) "ciyee yg udah jadian. Ahirnya dari sekian banyaknya cowo yg gue comblangin, berhasil juga nyangkut 1 di hati lo nya. Hahaha, traktirannya boleh nii ya ga sis?" siska "traktiran yes" vanya menjawab sambil senyum "siip mau makan apaan?? vanya yg bayarin hari ini" mereka bertiga pun menuju ke kantin kampus sambil di iringi canda tawa mereka seperti biasanya . Waktu begitu cepat berlalu, setelah lulus kuliah devi, siska, dan vanya kerja di tempat yg terpisah . Namun hal tersebut tidak menghancurkan persahabatan di antara mereka. Begitu pula dengan hubungan vanya dengan evan . Bahkan evan dan vanya akan menikah 2 bulan lagi . Mendengar kabar pernikahan vanya , kedua sahabatnya cukup rempong . ( siska menelfon vanya) "vaanyaaa serius lo 2 bulan lagi mau married sama evan?? Selamet yaa .. Undangannya di tunggu , gue pasti dateng di acara pernikahan lo nanti"  mendengar seperti itu vanya sangat gembira "thanks  banget ya sis, lo berdua emang sahabat gue yg paling baik sedunia"

 

Kembali ke cerita vanya dan evan ,,

 

menjelang hari bahagianya, Mereka berdua senang sekali, hari hari mereka di sibukkan mempersiapkan berbagai kepeluan untuk pernikahan mereka . Mereka sejenak melepas lelah untuk duduk berdua di pinggir pantai . Vanya menyenderkan diri ke bahu evan sambil menggenggam tangan evan " evan , akhirnya kita akan menikah .aku senengg banget , aku ga sabar nunggu  hari dimana kamu akan jadi imamku nanti☺♥  " (menatap vanya)" kamu tau, aku sangat bersyukur karna Allah udah ngirim kamu buat jadi pendamping dunia akherat aku, insyaAllah . Aku mencintaimu vanya .sangaat mencintaimu . Andaikan Tuhan akan menjemputku lebih dulu, aku akan menunggumu di syurga vanya" setelah berkata seperti itu tiba2 hidung evan berdarah . Vanya sangat panik , namun evan berusaha menenangkannya "aku ga apa2 sayang, paling Cuma kecapean saja" . Vanya pun sedikit tenang karena perkataan evan tersebut . Bukan hanya saat itu, sering kali vanya memergoki evan terlihat mimisan , namun selalu saja evan meyakinkan vanya kalau dirinya tak apa2 . H-10 pernikahan mereka .undangan telah di sebar, catering, gedung , baju pengantin semua sudah di persiapkan secara matang . Ketika mereka berkeliling melihat gedung yg akan  di pakai di acara pernikahan mereka nanti, tiba2 saja hidung evan kembali berdarah, lalu kemudian evan jatuh pingsan dan ahirnya evan di bawa ke rumah sakit . Pandangan vanya tidak lepas dari evan , bahkan vanya selalu berada di samping evan .setelah 3 hari koma , ahirnya evan tersadar .(berbicara dengan lirih , memegang tangan vanya) "makasi ya sayang, kamu udah nemenin aku terus . Kamu pulang aja Aku ga papa vanya." (penuh kehawatiran)" sampai keadaan kamu kaya gini , bisa bisanya kamu masih bilang ga papa?? Please van jujur sama aku kamu kenapa??" evan tersenyum " aku ga papa vanya".

Vanya pergi meninggalkan evan, di benaknya terus bertanya-tanya , apa yg sebenarnya terjadi sama evan ? Mengapa orang tuanya evan, pihak rumah sakit dan saudara2nya bungkam setiap aku tanya keadaan evan yg sebenarnya . Ada apa ini, apa yg aku ga tau tentang evan??

 

Hari ini adalah hari pernikahan evan dan vanya . Vanya terlihat cantik dengan gaunnya .begitu pula dengan evan, evan terlihat ganteng mengenakan jas berwarna putih . Teman2 , sahabat, & orang2 terdekat mereka semua berkumpul , mereka semua tampak bergembira untuk menyaksikan janji suci di antara evan dan vanya .ketika ijab qabul mau di mulai tiba tiba saja evan hidungnya mimisan , dan darah pun keluar dari mulutnya. Dan pingsan di pangkuan vanya , Baju putih yg di kenakan keduanya kini bersimbah darah . Vanya menangis sambil mencoba membangunkan calon kekasih halalnya "van , bangun van . Evan aku mohon bangun van .." evan pun membuka matanya, vanya dengan sigap menggenggam erat tangan evan . Evan menyeka air mata vanya "vanya maafin aku, a…ku ga bisa bahagiakan kamu,aku Cuma ingin kamu tau ,  a..tas nama Allah aku mencintaimu va….nya," lalu evan pun pergi . Vanya histeris memeluk jasad calon kekasih halalnya .ibunya evan menghampiri vanya ."maafkan bunda sayang , sebenarnya bunda ingin menceritakan ini ke kamu dari awal, tapi selalu saja di larang sama evan . Evan punya penyakit leukimia dan di vonis umurnya ga akan lama lagi, tapi evan ga ingin kamu sedih karena penyakit evan . Evan Cuma mau melihat kamu tersenyum bahagia hari ini vanya". Vanya hanya menangis histeris, sampai2 ia pun pingsan karena tak kuasa menerima kenyataan,  Orang yg ia cintai kini telah pergi tepat di hari bahagianya mereka, namun karena ketulusan hati vanya , evan pun meyakinkan bahwa ia mencintai vanya atas nama Tuhan ..

 

 

 

 

 

 

 

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

My Autumn

Azqilla Karin. Yaa Karin begitulah ia akrab disapa.   Seorang gadis yg di sana sini selalu di anggap "dede kecil" oleh bany...